Selasa, 28 November 2023

MANFAAT MENGETAHUI ‘GRAMMAR’ DALAM BAHASA INGGRIS SEBAGAI LANDASAN ATURAN BERBAHASA INGGRIS


Nama: Annisa Rahmawati

Npm: 20323018

Kelas: C1.23

Matkul: Bahasa Inggris

Prodi: Teknik Industri

Universitas Teknologi Digital





Mengapa Grammar dalam bahasa Inggris perlu untuk kita pelajari dan kita pahami serta harus kita hafalkan? 


Karena beberapa fungsinya yaitu dapat membantu pelajar dalam memahami struktur bahasa Inggris, dapat meningkatkan kemampuan berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris, meningkatkan kepercayaan diri, memudahkan berkomunikasi, meningkatkan peluang karir, serta meningkatkan kemampuan memahami sastra dan karya tulis.


Jadi, bagaimana cara agar kita dapat dengan mudah mempelajari, memahami, serta mengahafalkan grammar dengan mudah?



Perlu kita ketahui, grammar atau tata bahasa adalah seperangkat aturan struktural yang mengatur komposisi Klausa, frase, dan kata-kata dalam setiap bahasa alami yang diberikan. istilah ini juga mengacu juga pada studi tentang aturan tersebut dan bidang ini mencakup morfologi sintaksis fonologi, sering dilengkapi dengan fonetik semantik dan pragmatik.


Penggunaan Grammar dalam bahasa Inggris sangatlah penting. Mempelajari grammar dapat meningkatkan pengetahuan kita dalam menulis, berbicara, dan Mengartikan bahasa Inggris dengan baik dan benar Meskipun penggunaannya tidak untuk kegiatan sehari-hari. Manfaat dari penggunaan grammar adalah mengembangkan seni penerjemahan membantu mendapatkan kosakata, menambah pengetahuan atas pemahaman kalimat sebenarnya dan membangun pemikiran yang konseptual mengenai struktur bahasa Inggris. Dalam kata lain Grammar adalah sebuah kaidah atau panduan yang digunakan untuk mempelajari suatu bahasa.


Mempelajari grammar bukanlah hal yang mudah karena ada banyak istilah serta rumus yang harus diperhatikan, namun ketika belajar bahasa Inggris dengan mengacu pada grammar maka dapat dipastikan penggunaan bahasa yang kita gunakan akan sesuai dengan yang seharusnya. Karena grammar merupakan rumus dalam belajar bahasa inggris.


Grammar adalah aturan dan struktur bahasa yang digunakan untuk membangun kalimat dan komunikasi efektif. Grammar bahasa Inggris meliputi berbagai hal seperti tata bahasa, ejaan, tanda baca, kata ganti, kata sifat dan frasa. Aturan-aturan ini penting untuk dipelajari oleh para pembicara bahasa Inggris karena memungkinkan mereka untuk membangun kalimat dengan jelas dan benar.


Kata bahasa atau struktur kalimat grammar adalah bagaimana kata-kata disusun untuk membentuk kalimat yang lengkap dan bermakna. Ini termasuk urutan kata penggunaan subjek, predikat dan objek serta penggunaan konjungsi dan preposisi. Ejaan dan tanda baca juga merupakan bagian penting dari grammar bahasa Inggris. Ejaan yang benar penting agar pembicaraan dan tulisan bisa dimengerti dengan jelas. Tanda baca digunakan untuk memberikan arti pada kalimat dan membantu pembaca memahami intonasi dan arti yang dimaksudkan dalam kalimat tersebut, kata ganti verba, kata sifat, dan frasa juga termasuk dalam grammar. Kata ganti digunakan untuk mengganti kata benda dalam kalimat agar tidak berulang-ulang. Verba adalah kata kerja grammar bahasa Inggris yang menunjukkan tindakan atau keadaan. Kata sifat adalah Kata yang menggambarkan sifat benda atau orang. Frasa adalah beberapa kata yang disusun menjadi satu unit makna yang lebih besar. 


Bagi yang baru mempelajarinya, hal ini adalah yang paling banyak dikeluhkan. Sebagaimana diketahui, bahasa Inggris sendiri memiliki 16 tenses yang merupakan formula dalam struktur kalimat yang baik dan benar. Pada dasarnya, untuk dapat terampil menggunakan bahasa Inggris dengan grammar yang benar kamu akan membutuhkan waktu. Kamu harus banyak belajar dan berlatih sehingga berbahasa Inggris menjadi hal yang sangat biasa dilakukan.


Semua jenis tenses memiliki pola yang berbeda sehingga relatif sulit untuk dihafal dan sering pula pelajar bingung dan tidak dapat menemukan perbedaan dari masing-masingnya, namun ada cara mudah dan cepat untuk belajar grammar yaitu sebagai berikut:

  1. Kuasai struktur kalimat bahasa Inggris 
  2. Kenali part of speech 
  3. Perbanyak bacaan dalam bahasa Inggris 
  4. Belajar dari film/musik/lirik lagu
  5. Selalu sedia kamus 
  6. Latihan menulis dalam bahasa Inggris 
  7. Berlatih berbicara dalam bahasa Inggris 
  8. Jangan malu jika melakukan kesalahan penulisan/pengucapan dalam bahasa Inggris
  9. Bertanya kepada guru/dosen 
  10. Gunakan aplikasi yang dapat menterjemahkan atau membantu dalam mempelajari bahasa Inggris

Referensi

Minggu, 26 November 2023

Sistematika Integrasi Sederhana Sistem Industri Manufaktur Untuk Produk Wanna Kicks yang Menggunakan Augmented Reality (AR)

Annisa Rahmawati
Npm 20323018
Kelas C1.23
Prodi Teknik Industri
Universitas Teknologi Digital


Wanna Kicks

Penjelasan 


Teknologi Augmented Reality (AR) terus mengalami perkembangan. Salah satunya Wanna Kicks aplikasi dari Wannaby yang memungkinkan pengguna untuk mencoba berbagai pasang sepatu secara virtual.


Wannaby sendiri adalah perusahaan rintisan (startup) dari Belarus yang kini tengah membangun pengalaman dalam bidang ” AR Commerce “. Aplikasi AR yang dikeluarkan oleh Wannaby ini sebuah aplikasi pencoba sepatu secara virtual pertama di dunia. Penciptaan aplikasi bertujuan agar memudahkan pengguna untuk menemukan sepatu yang cocok tanpa mengenakan sepatu tersebut.


Dijuluki dengan "Wanna Kicks," aplikasi yang dapat di akses oleh IOS dan Android ini menggunakan augmented reality untuk mencoba berbagai sepatu. Dengan Wanna Kicks ini pengguna cukup memilih sepasang sepatu dari daftar model yang tersedia di aplikasi tersebut, kemudian arahkan kamera ke kaki. Dan lihat hasilnya, sepatu pilihan pengguna berhasil terpakai walau secara virtual.


Bahkan, aplikasi ini memiliki tracking yang cukup baik saat pengguna bergerak, memutar kaki, ataupun mengubah sudut kamera. Selain itu, pengguna dapat mencoba sepatu sambil berjalan, berlari, bahkan hingga bermain skateboard hanya dengan aplikasi ini.


Teknologi Augmented Reality yang dikembangkan perusahaan Wannaby ini bisa dibilang luar biasa. Pengguna dibuat praktis dan efisien, sebelum membeli sepatu tanpa perlu dikenakan. Pengguna sudah bisa merasakan untuk mencoba berbagai sepatu. Namun, aplikasi Wanna Kicks belum bisa bekerja dengan baik ketika diarahkan ke cermin. Karena fitur ini masih dalam pengembangan dari developer.


Wanna Kicks hanyalah satu dari banyak perusahaan yang memakai teknologi AR untuk membantu calon konsumen memilih produk sehingga bisa mendongkrak penjualan.



Flowchart





Riset pasar


Pencarian di masa depan diperkirakan akan menitik beratkan pada market visual. 

Selain itu, Wanna Kicks dapat memberikan keuntungan kepada penjual maupun pembeli dalam bidang fashion yaitu sepatu. Wannaby percaya teknologinya bisa membantu pelanggan dan ritel.

Langkah yang sederhana: Ide yang bagus tentang bagaimana sepasang sepatu olahraga terlihat saat anda memakainya, semakin besar kemungkinan anda melakukan pembelian yang tepat dan semakin kecil kemungkinan anda mengembalikan barang.

Selain itu juga penjual tidak akan merasakan kerugian karena terlalu seringnya pelanggan mencoba sepatu yang kemungkinan akan menimbulkan kerusakan. Aplikasi ini bisa meminimalisir hal tersebut.

Di sisi lain, pembeli akan merasa sangat terbantu ketika berbelanja online dan tidak bisa mencoba barang, dengan aplikasi Wanna Kicks ini bisa menjadi mungkin. Hal ini seakan menghapus belanja online dan offline.

Pada dasarnya, ini sebuah ide utama dibalik Wanna Kicks bahwa pengguna bisa memilih dan memutuskan apakah mereka suka sepatu atau tidak tanpa perlu berkunjung ke toko fisik untuk mencoba.


"Misi kami adalah untuk memecahkan hambatan belanja online," kata CEO Wannaby, Sergey Arkhangelskiy melalui TechCrunch. “Kami percaya bahwa uji coba AR dapat membantu pelanggan dalam berbelanja online dan akan menghapus perbedaan antara belanja online dan offline. Kami melihat ada dua masalah utama di pasar sepatu. Konversi online sangat rendah, dan pengembaliannya cukup tinggi, dibandingkan dengan cara belanja yang biasa kita lakukan. Kemampuan untuk mencoba sepatu kets dengan ponsel anda sebelum membeli secara online harus mengubah konversi, keterlibatan dan pengembalian. " [tje/timBX]


Perancangan Produk


Wanna Kicks ini menggunakan Algoritma geometri 3D” canggih bersama dengan neural network untuk mengidentifikasi posisi sepatu. Algoritme inilah yang menurut startup adalah bumbu rahasianya dan inovasi utama perusahaan.

Untuk mengenakan sepatu ke dalam aplikasi, Wannaby menggunakan studionya sendiri untuk membuat model 3D yang dipesan lebih dahulu.


Produksi


Menurut informasi dari Retail Touch Points, saat brand menyediakan gambar berkualitas tinggi dan informasi objek yang lengkap, maka akan berpengaruh ke tingkat retensi dan keterlibatan konsumen.


Di sisi lain, Google juga menyadari bahwa pengembangan aset 3D dapat memakan banyak waktu dan biaya. Seringkali membutuhkan ratusan informasi dari berbagai sisi dan foto, juga biasa pengembangan teknologi yang tidak murah. Karenanya, Google menawarkan cara baru untuk perancangan visualisasi aset 3D. Contohnya dengan machine learning, yang dapat membuat foto objek dalam 360 derajat hanya dengan menggunakan beberapa gambar statis.


Saat ini, cara kerja yang dilakukan para brand adalah dengan mengunggah objek model 3D mereka langsung ke Google Mobile Conversion (GMC). Nantinya, objek tersebut akan didistribusikan melalui mesin pencarian Google. Tetapi, Google tidak akan melakukan hosting model 3D di server mereka, brand harus mempunyai platform sendiri atau bekerja sama dengan mitra.


Selain itu, Google juga merilis kumpulan mitra data terpilih yang dapat membantu brand dalam mengelola aspek tersebut. Langkah ini merupakan respons terhadap peningkatan minat dalam hal social commerce. Dengan adanya mitra data yang dipilih oleh Google, brand dapat memanfaatkan pengetahuan dan layanan dari para ahli untuk mengelola aspek social commerce dengan lebih efektif.


Tidak semua objek ideal untuk pengalaman pemodelan 3D online. Jadi, pendekatan strategis yang terintegrasi di berbagai platform dan pengalaman pengguna yang baik adalah kuncinya.

Saat sebuah brand sudah menemukan strategi holistik yang tepat untuk pemasaran, barulah berfokus pada pengembangan teknologi dan mitra yang bisa diajak bekerja sama. 

Pengembangan augmented reality tidaklah mudah, jadi pastikan semua poin distribusi tidak terlewat. Poin distribusi ini adalah aplikasi, platform dan sistem operasi, termasuk iOS, Android, Web Spark AR (Facebook dan Instagram) dan Lens Studio (Snapchat).


Kehandalan Proses


Karena sistemnya virtual, dengan aplikasi Wanna Kicks, calon pembeli bisa “mengintip” produk yang dijual lalu menjajalnya secara digital. Mereka bisa melihat sendiri cocok atau tidaknya mencoba produk yang diincar tanpa perlu datang ke toko fisiknya.

Ragu dengan pilihan sendiri? Tidak perlu khawatir! Wanna Kicks melengkapi aplikasi ini dengan fasilitas berbagi foto dan video ke teman. Jadi, calon konsumen bisa meminta saran dari mereka agar tidak menyesal nantinya. Wanna Kicks sendiri sudah menggandeng banyak brand sepatu terkenal, seperti Adidas, Nike, dan lainnya.


Perancangan Sistem Kerja


Wanna Kicks bisa kamu dapatkan atau download secara gratis melalui App Store dan juga Play Store. 

Wanna Kicks merupakan aplikasi yang memiliki fitur AR yang cukup keren loh. 

Fitur AR ini dapat menampilkan wujud sepatu pada kaki kamu, jadi seakan-akan kamu sedang mencoba sepatu tersebut. 




Dengan Wanna Kicks ini pengguna cukup memilih sepasang sepatu dari daftar model yang tersedia di aplikasi tersebut, kemudian arahkan kamera ke kaki. Dan lihat hasilnya, sepatu pilihan pengguna berhasil terpakai walau secara virtual.


Hal ini cukup membantu kamu untuk melihat model sepatu yang ingin dibeli cocok atau tidak dengan kamu. 

Cukup banyak brand sepatu yang terdaftar pada aplikasi tersebut seperti, Nike, Adidas, dan Puma nih. 


Kerennya, Aplikasi ini juga terhubung langsung dengan store online beberapa brand sepatu tersebut. Jadi, setelah melihat wujud sepatu yang ditampilkan oleh aplikasi Wanna Kicks, kamu langsung bisa melakukan pembelian. Nantinya, kamu langsung dibawa ke website resmi dari brand yang kamu pilih. 


Referensi


https://tries.co.id/wanna-kicks-aplikasi-ar-pencoba-sepatu-virtual-seperti-apa/

https://blog.tribunjualbeli.com/amp/25497/begini-cara-mencoba-sepatu-secara-online-pakai-aplikasi-wanna-kicks

https://id.linkedin.com/pulse/10-contoh-aplikasi-ar-yang-mempermudah-kehidupan-rizka-della

https://glints.com/id/lowongan/tren-industri-manufaktur/

https://upttik.undiksha.ac.id/apa-itu-augmented-reality/#:~:text=Augmented%20Reality%20(AR)%20dapat%20didefinisikan,atau%20memproyeksikannya%20secara%20real%20time.


Contoh Penerapan Tipe Aplikasi Sistem Informasi dalam Dunia Nyata

  Sistem informasi (SI) merupakan kombinasi terorganisasi dari manusia, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komunikasi, dan sumber da...